Ikuti Kami:
thumb

Tantangan Umum yang Dihadapi Brand dalam Perjalanan Menuju Transformasi Phygita

Brand saat ini berada di bawah tekanan besar untuk terus mengikuti laju perkembangan teknologi. Dengan semakin banyaknya kanal komunikasi, informasi dan belanja, para pelaku ritel dituntut untuk mengadopsi alat-alat inovatif demi memenuhi ekspektasi pelanggan yang terus berubah. Mereka yang gagal beradaptasi berisiko kehilangan relevansi di tengah persaingan yang semakin ketat.

 

Munculnya “Zero Consumer”

Konsumen masa kini yang disebut sebagai “zero consumers” adalah pembeli omnichannel yang mengharapkan integrasi mulus antara penawaran fisik dan digital dari para retailer, menurut laporan McKinsey.

Perubahan ini mendorong brand untuk mengevaluasi ulang strategi mereka, dengan tujuan menciptakan pengalaman pelanggan yang terhubung, personal, dan konsisten di semua titik kontak.

 

Banyak contoh sudah bermunculan. Konglomerat India, Reliance, bekerja sama dengan Meta untuk menghadirkan belanja kebutuhan harian lewat WhatsApp. Sephora dan Alibaba menguji coba teknologi augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) untuk fitur virtual try-on. Aplikasi milik Nike memberikan akses khusus di toko dan undangan acara eksklusif, menunjukkan pengalaman phygital kelas dunia.

Namun, menggabungkan kenyamanan digital dengan interaksi langsung di toko bukanlah perkara mudah. Brand harus mampu mengatasi berbagai tantangan berikut.

 

Tantangan 1: Tidak Adanya Data Pelanggan yang Terpadu

Banyak bisnis kesulitan mengonsolidasikan interaksi pelanggan yang tersebar di berbagai titik kontak seperti kunjungan ke toko, media sosial, penelusuran online, dan aplikasi seluler. Data yang terpisah-pisah menyulitkan brand untuk mempersonalisasi pengalaman dan memprediksi kebutuhan pelanggan.

 

Solusi:
Sistem unifikasi data dari RESUL mengonsolidasikan informasi pelanggan ke dalam satu sumber, yaitu Customer Data Platform (CDP). Dengan pandangan 360 derajat terhadap profil pelanggan dan analitik bertenaga AI, brand dapat menyampaikan komunikasi yang konsisten, personal dan relevan di semua kanal, meningkatkan keterlibatan dan loyalitas.

 

Tantangan 2: Pengalaman Omnichannel yang Tidak Konsisten

Pelanggan sering menghadapi hambatan saat berpindah antar kanal. Misalnya, melihat ketersediaan produk secara online tapi tidak menemukannya di toko fisik. Ketidakkonsistenan pesan atau branding di berbagai kanal dapat mengikis kepercayaan dan merusak pengalaman belanja secara keseluruhan.

 

Solusi:
Dengan solusi keterlibatan pelanggan yang kompatibel dengan IoT, bisnis dapat memantau stok secara real-time, meningkatkan visibilitas inventori, dan menawarkan promosi yang ditargetkan berdasarkan data perjalanan pelanggan. Hasilnya adalah pengalaman belanja phygital yang lebih konsisten dan mulus.

 

Tantangan 3: Kesenjangan Teknologi dan Infrastruktur

Banyak perusahaan masih bergantung pada sistem lama yang tidak mendukung alat digital modern seperti personalisasi berbasis AI, AR/VR, atau dukungan pelanggan secara real-time. Kurangnya infrastruktur ini membuat penerapan solusi phygital yang skalabel menjadi sulit. Akibatnya, bisnis menghadapi inefisiensi, pengalaman pelanggan yang buruk dan hilangnya peluang penjualan.

 

Solusi:
Solusi berbasis cloud menawarkan fleksibilitas dan skalabilitas, serta dapat diintegrasikan dengan teknologi yang sudah ada. Platform no-code juga memungkinkan brand meningkatkan infrastruktur digital tanpa memerlukan keahlian teknis yang kompleks.

 

Tantangan 4: Pelatihan dan Adopsi oleh Karyawan

Meskipun teknologi sudah tersedia, staf toko dan tim layanan pelanggan mungkin belum memiliki pelatihan yang cukup untuk menggunakannya secara efektif. Tanpa pelatihan berkelanjutan, karyawan bisa merasa kewalahan atau bahkan tidak memanfaatkan teknologi dengan optimal.

 

Solusi:
Dashboard yang mudah digunakan memungkinkan karyawan mengakses data pelanggan secara cepat untuk meningkatkan layanan. Modul pelatihan berbasis AI juga dapat membantu staf tetap mengikuti praktik terbaik dalam keterlibatan digital, sehingga mereka lebih percaya diri dalam mendukung pengalaman phygital pelanggan.

 

Tantangan 5: Biaya Implementasi yang Tinggi

Strategi phygital membutuhkan investasi besar dalam teknologi, terutama bagi bisnis yang harus memperbarui infrastruktur lama atau mengintegrasikan sistem yang beragam. Biaya ini mencakup perangkat swalayan, analitik pelanggan berbasis AI, pengalaman digital imersif seperti AR/VR, pengelolaan logistik, akurasi data real-time, serta pelatihan staf. Ketidakpastian akan ROI dan beban biaya yang besar membuat banyak brand ragu untuk berkomitmen sepenuhnya.

 

Solusi:
Menggunakan solusi keterlibatan pelanggan yang komprehensif, yang dapat mengonsolidasikan data dari semua titik kontak IoT dan mengeliminasi kebutuhan alat terpisah, dapat mempercepat proses manajemen perubahan dan mempermudah tim Anda dalam mengadopsi strategi phygital.

 

Kesimpulan

Transformasi phygital bukan hanya soal mengadopsi teknologi baru, tetapi tentang menghadirkan pengalaman yang terhubung, menarik dan personal untuk membangun loyalitas serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Brand yang berhasil mengintegrasikan interaksi fisik dan digital secara harmonis akan menikmati kepuasan pelanggan yang lebih tinggi, operasi yang lebih efisien, dan peningkatan penjualan.

 

Dengan memanfaatkan solusi canggih seperti RESUL, yang dirancang untuk mengatasi tantangan-tantangan dalam artikel ini, brand dapat mempersiapkan diri untuk sukses jangka panjang. Inilah saatnya bagi bisnis untuk merangkul transformasi digital dan mendefinisikan ulang cara mereka berinteraksi dengan pelanggan.

 

Tentang RESUL

RESUL lebih dari sekadar Customer Data Platform (CDP). Ini adalah Customer and Audience Data Platform (ADP) generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan keterlibatan pelanggan secara real-time dan personalisasi berbasis AI. Dengan menggabungkan data pelanggan dan audiens dari semua kanal, online maupun offline, RESUL menciptakan satu sumber data terpercaya yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data di seluruh organisasi.

 

Platform ini memungkinkan segmentasi audiens lanjutan, aktivasi omnichannel dan personalisasi real-time secara cerdas dalam skala besar. Dengan kepatuhan terhadap regulasi data, kemampuan analitik prediktif dan integrasi mulus dengan marketing stack yang sudah ada, RESUL membantu brand mengubah data pelanggan menjadi pertumbuhan nyata dan hasil bisnis yang terukur.

 

Jadwalkan Pertemuan!

 

(Source: https://www.go.resul.io/blog/common-challenges-in-phygital-transformation)

Penulis: Tiya Jacob | Penerjemah: Gita Agustina